Kalkulator Waris Islam

Masukkan siapa saja yang ditinggalkan, dan hitungannya muncul seketika lengkap dengan pasalnya. Perhitungan mengikuti Kompilasi Hukum Islam, rujukan yang dipakai Pengadilan Agama, termasuk penyesuaian aul ketika bagian melebihi harta danradd ketika justru bersisa.

Disusun dan diperiksa oleh tim IHW Lawyer, firma hukum keluarga di Jakarta Selatan.

Pewaris yang meninggal
Ahli waris yang ditinggalkan
Nilai harta warisan (boleh dikosongkan)

Belum ada satu pun ahli waris yang diisi. Isi dulu siapa saja yang ditinggalkan.

Sebelum menghitung: pisahkan dulu harta bersama

Ini kesalahan yang paling sering terjadi, dan akibatnya seluruh angka jadi melenceng. Harta yang dibagi waris bukan seluruh harta rumah tangga, melainkan harta pewaris saja. Bila pewaris menikah, separuh harta bersama adalah milik pasangan yang masih hidup dan bukan bagian dari warisan. Pasangan kemudian tetap menerima bagian warisnya dari separuh yang satunya.

Urutannya begini, dan tidak boleh dibalik:

  1. Pisahkan harta bersama, separuhnya milik pasangan yang hidup.
  2. Dari sisanya, keluarkan biaya pengurusan jenazah.
  3. Lunasi utang pewaris.
  4. Jalankan wasiat, paling banyak sepertiga dari harta yang tersisa.
  5. Barulah sisanya dibagi kepada ahli waris. Angka itulah yang dimasukkan ke kalkulator.

Cara menghitung warisan menurut hukum waris Islam

Hukum waris Islam membagi ahli waris menjadi dua golongan. Yang pertama menerima bagian yang sudah ditentukan jumlahnya, misalnya seperdelapan atau dua pertiga. Yang kedua menerima sisanya sesudah golongan pertama mengambil haknya. Anak laki-laki hampir selalu masuk golongan kedua, dan itu sebabnya bagiannya berubah-ubah mengikuti siapa lagi yang ditinggalkan.

Berikut bagian masing-masing menurut KHI, yang juga menjadi dasar perhitungan kalkulator di atas:

Ahli warisBagian menurut KHIDasar
SuamiSetengah bila tidak ada anak, seperempat bila ada anakPasal 179
IstriSeperempat bila tidak ada anak, seperdelapan bila ada anak, dibagi rata antar istriPasal 180
Anak laki-lakiMenerima sisa sesudah bagian tetap, sebanding dua kali anak perempuanPasal 176
Anak perempuanSetengah bila seorang diri, dua pertiga bila dua orang atau lebih, dan ikut menerima sisa bila ada anak laki-lakiPasal 176
AyahSepertiga bila tidak ada anak, seperenam bila ada anakPasal 177
IbuSepertiga, turun menjadi seperenam bila ada anak atau dua saudara ke atas, dan sepertiga dari sisa bila bersama ayah dan pasanganPasal 178

Contoh perhitungan waris Islam

Tiga contoh berikut bisa Anda coba sendiri di kalkulator untuk memastikan hasilnya sama.

Seorang suami meninggal, meninggalkan istri dan dua anak laki-laki

Istri menerima seperdelapan karena ada anak (Pasal 180). Sisanya, tujuh perdelapan, dibagi rata dua anak laki-laki sehingga masing-masing menerima tujuh perenambelas. Dari harta bersih Rp 800 juta, istri menerima Rp 100 juta dan tiap anak Rp 350 juta.

Seorang istri meninggal, meninggalkan suami dan satu anak perempuan

Suami menerima seperempat karena ada anak, anak perempuan menerima setengah karena ia seorang diri. Jumlahnya baru tiga perempat, masih bersisa seperempat, dan tidak ada yang berhak atas sisa. Sisanya dikembalikan berimbang (radd, Pasal 193), sehingga suami menjadi sepertiga dan anak perempuan dua pertiga.

Seorang istri meninggal, meninggalkan suami, dua anak perempuan, ibu, dan ayah

Suami seperempat, dua anak perempuan dua pertiga bersama, ibu seperenam, ayah seperenam. Dijumlahkan hasilnya lima perempat, melebihi harta yang ada. Di sinilah aul bekerja: penyebutnya dinaikkan menjadi lima belas, sehingga suami menerima tiga perlimabelas, anak perempuan delapan perlimabelas bersama, ibu dan ayah masing-masing dua perlimabelas.

Dua hal yang KHI-nya berbeda dari fikih klasik

Kalkulator ini mengikuti KHI, dan di dua titik itu berbeda dari yang mungkin Anda pelajari. Kami menyebutnya terbuka, bukan menyembunyikannya, karena perbedaan ini bisa mengubah angka secara berarti.

Bagian ayah ketika pewaris tidak meninggalkan anak. KHI Pasal 177 memberi ayah sepertiga. Fikih klasik memberinya seluruh sisa, yang umumnya lebih besar. Pasal ini sudah lama dinilai bermasalah dan praktik di Pengadilan Agama tidak seragam.

Pengembalian sisa kepada janda atau duda. KHI Pasal 193 tidak mengecualikan pasangan dari radd, sedangkan fikih klasik mengecualikannya. Akibatnya pada susunan tertentu pasangan menerima lebih besar menurut KHI daripada menurut perhitungan klasik.

Bila perkara Anda menyentuh salah satu dari keduanya, angkanya sebaiknya dibicarakan dengan advokat sebelum dipakai sebagai dasar pembagian.

Yang tidak dihitung di sini

Kalkulator ini menangani pasangan, anak laki-laki dan perempuan, ayah, dan ibu. Susunan yang melibatkan kakek, nenek, atau saudara sebagai ahli waris, termasuk kalalah, akan ditolak dengan jelas alih-alih dijawab asal. Begitu pula perkara yang menyangkut anak angkat, ahli waris pengganti, wasiat wajibah, atau ahli waris yang berbeda agama, semuanya menuntut pemeriksaan dokumen dan tidak bisa diselesaikan lewat formulir.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah kalkulator waris Islam ini memakai KHI atau fikih klasik?
Kalkulator ini mengikuti Kompilasi Hukum Islam (Inpres Nomor 1 Tahun 1991) secara harfiah, karena KHI itulah yang dirujuk Pengadilan Agama di Indonesia. Tiap bagian yang keluar disertai nomor pasalnya. Pada dua titik yang KHI-nya berbeda dari fikih klasik, yaitu bagian ayah ketika pewaris tidak meninggalkan anak dan pengembalian sisa kepada janda atau duda, hasilnya diberi catatan terbuka agar Anda tahu bahwa praktiknya tidak seragam.
Apa yang harus dikurangi sebelum harta warisan dibagi?
Sebelum dibagi, harta peninggalan harus dikurangi biaya pengurusan jenazah, utang pewaris, dan wasiat yang jumlahnya paling banyak sepertiga harta. Satu hal yang paling sering terlewat: bila pewaris menikah, separuh harta bersama adalah milik pasangan yang masih hidup dan bukan harta warisan. Memasukkan seluruh harta rumah tangga ke kalkulator tanpa memisahkan harta bersama akan membuat semua angkanya salah.
Kenapa jumlah bagian bisa melebihi satu, dan apa itu aul?
Pada susunan ahli waris tertentu, jumlah seluruh bagian tetap melebihi harta yang ada. Jalan keluarnya disebut aul: penyebutnya dinaikkan sehingga semua bagian menyusut berimbang. Tidak ada ahli waris yang dipotong lebih banyak daripada yang lain. Kalkulator ini melakukannya otomatis dan menyebutkan ketika itu terjadi.
Bagaimana kalau jumlah bagian justru kurang dari satu?
Bila jumlah bagian kurang dari satu dan tidak ada ahli waris yang berhak atas sisa, sisanya dikembalikan kepada para ahli waris secara berimbang. Itu yang disebut radd, diatur dalam KHI Pasal 193. Perlu dicatat bahwa KHI tidak mengecualikan janda atau duda dari radd, sedangkan fikih klasik mengecualikannya, sehingga hasilnya bisa berbeda tergantung pendapat yang dipakai.
Apakah hasil kalkulator ini bisa langsung dipakai membagi harta?
Tidak. Hasilnya adalah perhitungan, bukan penetapan. Pembagian yang sah memerlukan kesepakatan seluruh ahli waris yang dituangkan dalam akta, atau penetapan Pengadilan Agama. Kalkulator ini berguna untuk memperkirakan posisi masing-masing sebelum bermusyawarah, dan untuk mengetahui apakah pembagian yang ditawarkan kepada Anda masuk akal atau tidak.
Kenapa ada susunan ahli waris yang ditolak kalkulator ini?
Kalkulator ini menangani pasangan, anak, ayah, dan ibu, termasuk aul dan radd. Kasus yang melibatkan kakek, nenek, atau saudara sebagai ahli waris sengaja tidak dihitung dan akan ditolak dengan terus terang, karena aturannya jauh lebih bercabang dan sebagian masih diperdebatkan. Kalkulator yang menebak pada kasus yang tidak dikuasainya lebih berbahaya daripada yang berkata tidak tahu.

Butuh kepastian, bukan sekadar perkiraan?

Kalkulator memberi Anda gambaran. Yang menentukan di pengadilan adalah dokumen, silsilah yang terbukti, dan pemisahan harta bersama yang benar. Kami mendampingi keluarga menyelesaikan pembagian warisan, dengan jalan damai lebih dulu dan jalur pengadilan hanya bila memang tidak ada cara lain.

Konsultasi hukum waris Islam

Baca juga: pendampingan sengketa warisan danpengaturan hak waris serta wasiat.

Konsultasi gratis

Kami hanya memakainya untuk membalas konsultasi Anda.