Apa Itu Prenuptial Agreement?

Apa Itu Prenuptial Agreement?

Perjanjian pranikah atau disebut juga dengan prenuptial agreement yang artinya adalah kesepakatan secara tertulis antara suami dan istri yang mengatur tentang hak dan kewajiban keduanya. Hal ini pun juga telah diatur dan dicatat dalam bab V pasal 29 UU Perkawinan No. 1 Tahun 1974. 

Di mana kesepakatan yang dibuat sifatnya adalah mengikat setelah pernikahan itu sah. Tetapi tetap bisa dilakukan pengubahan dengan adanya syarat bahwa sudah melalui kesepakatan bersama.

Belakangan, Mahkamah Konstitusi pada tahun 2016 mengubah ketentuan Pasal 29 tersebut sehingga perjanjian perkawinan tidak hanya diartikan sebagai perjanjian pranikah. Perjanjian Perkawinan juga dapat dibuat pada saat berlangsungnya ikatan perkawinan.

Dengan demikian perjanjian perkawinan adalah perjanjian yang dibuat sebelum perkawinan atau pada saat berlangsungnya perkawinan.

Namun pada artikel ini kita akan fokus membahas perjanjian pranikah. Sebab, perjanjian pranikah ini masih dianggap tabu oleh sebagian masyarakat. Hal ini karena di dalamnya membahas tentang hak serta kewajiban suami dan istri jika teradi perceraian atau pun salah satunya meninggal.

Tetapi di sisi lain, perjanjian pranikah ini juga memiliki sifat untuk melindungi keluarga jika sewaktu-waktu terjadi masalah. Perlu diketahui, bahwa di dalam perjanjian pranikah ini hal yang dibahas misalnya berupa hak asuh anak, pembagian harta, serta hak dan kewajiban dari setiap individu di rumah tangga yang bersangkutan.

Alasan Pentingnya Perjanjian Pranikah

Meskipun masih ada yang menganggapnya tabu, namun membuat perjanjian pranikah ini juga sangat penting untuk di masa depan. Kurangnya informasi menjadi salah satu faktor yang membuat sebagian orang masih meragukan perjanjian ini. Belum lagi rasa segan atau tidak enak pada pasangan jika nantinya akan membuat tersinggung. Oleh karena itu, berikut adalah beberapa alasan kenapa perjanjian pranikah ini menjadi sangat penting.

1. Dibebaskan Untuk Tidak Membayar Utang Pasangan

Jika Anda mendapatkan pasangan yang adalah seorang pengusaha, maka pembuatan perjanjian pranikah menjadi sangat penting. Karena tidak jarang, pengusaha ini justru diberikan risiko untuk utang maupun membuat sebuah personal guarantee.

Di mana utang perusahaan yang kemudian diberi garansi pribadi untuk bisa melakukan pelunasan. Ketika suatu hari terjadi kondisi berupa penyitaan harta, maka harta dari pasangan Anda lah yang nantinya akan disita. Tetapi jika memiliki perjanjian pranikah, maka dari pihak suami dan istri sudah sepakat bahwa harta pasangan bukanlah harta saya dan utang pasangan juga bukanlah utang saya.

2. Mampu Melindungi Kekayaan

Dengan adanya perjanjian pranikah, hal ini mampu untuk melindungi harta kekayaan. Sehingga, pernikahan yang Anda laksanakan bukanlah karena suatu harta. Dengan begitu, harta atau pun kekayaan pun akan tetap terjaga jika di masa depan terjadi sesuatu hal. 

3. Jelasnya Kepengurusan Anak

Setiap pasangan pastinya mengharapkan agar rumah tangganya bisa tetap awet sampai maut memisahkan. Namun siapa yang tahu dengan hadirnya masalah di tengah sebuah rumah tangga hingga kemudian tidak bisa dipertahankan lagi, lalu memutuskan untuk bercerai.

Jika hal ini sampai terjadi dan Anda sudah membuat perjanjian pranikah, maka masing-masing dari pihak suami dan istri sudah mempunyai keadaan yang jelas. Siapakah yang nantinya harus mengasuh anak, hak dan kewajiban apa saja yang ada pada suami, serta hak dan kewajibanapa saja yang ada pada istri.

Lalu anak nantinya akan menjadi tanggungannya siapa. Semuanya akan jelas dengan perjanjian ini.

Aspek Krusial Dalam Pembuatan Perjanjian Pranikah

Apa Itu Prenuptial Agreement?
Aspek Krusial Dalam Pembuatan Perjanjian Pranikah

Walaupun membuat perjanjian pranikah atau prenuptial agreement tidaklah bersifat wajib, namun hal ini sangatlah disarankan agar bisa dibuat. Di mana sebagai upaya untuk memberikan perlindungan pada kedua belah pihak. Berikut adalah beberapa aspek krusial yang harus Anda perhatikan dalam pembuatan perjanjian pranikah.

1. Keterbukaan

Aspek yang pertama adalah keterbukaan. Yang mana sebelum Anda siap menjalani rumah tangga dan berbagai masalah yang bisa saja terjadi, maka membuat perjanjian pranikah ini mampu melatih Anda agar bisa bersikap lebih terbuka.

Mau tidak mau nantinya Anda akan bersikap terbuka tentang banyaknya harta pribadi dari pihak suami maupun istri, sebelum harta tersebut diklaim menjadi milik bersama.

Selain itu, Anda juga harus terbuka tentang terjadinya peningkatan harta, kemudian warisan, serta banyaknya utang yang Anda tanggung. Hal ini berguna untuk mengetahui secara jelas tentang apa yang berhak Anda dapatkan dan harus direlakan jika terjadi perceraian maupun kematian salah satu pihak.

2. Kerelaan

Aspek yang kedua adalah kerelaan, di mana tidak diperbolehkan adanya rasa terpaksa untuk membuat perjanjian pranikah ini. Baik itu dari pihak laki-laki maupun pihak istri. Dengan adanya unsur keterpaksaan, maka hal bisa membatalkan perjanjian secara hukum.

3. Objektif

Kemudian ada aspek objektif, di mana dalam membuat perjanjian pranikah tidaklah sembarangan. Di mana hanya tanda tangan di atas kertas dengan materai saja. Tetapi ada pihak lain yang menyaksikannya, yakni pejabat yang memiliki wewenang untuk membuat perjanjian pranikah sekalian sebagai saksi.

Dalam hal ini adalah notaris yang sudah dipastikan kredibilitasnya. Sehingga notaris tersebut bisa menjaga objektivitas perjanjian dan di kemudian hari tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

4. Notariil

Aspek yang terakhir adalah notariil. Di mana setelah perjanjian pranikah ini dibuat bersama notaris, maka perjanjian tersebut perlu untuk dilaporkan pada lembaga pencatatan pernikahan. Dalam hal ini adalah Kantor Catatan Sipil atau KUA yang nantinya akan mendokumentasikan perjanjian pranikah (prenuptial agreement).

Dengan begitu, perjanjian pun statusnya sudah sah di hadapan hukum dan Anda bisa melakukan pengesahan diri untuk menjadi sepasang suami dan istri yang siap menjalani rumah tangga.

Kasus Pernikahan Bella Luna Yang Mendapat Mahar Dari Keluarga Istri Pertama Sang Suami

Apa Itu Prenuptial Agreement?
Kasus Pernikahan Bella Luna Yang Mendapat Mahar Dari Keluarga Istri Pertama Sang Suami

Contoh kasus yang bisa menjadi pelajaran betapa pentingnya membuat prenuptial agreement adalah dari pernikahan artis Bella Luna. Bermula dari Shirley Chandrawati Rahmat yang adalah istri sah dari Eko Hendro Prayitno yang tidak terima ketika suaminya menikah dengan artis Bella Luna. Hal ini berbuntut masalah ketika mahar yang diberikan Eko pada Bella adalah dengan menggunakan uang kepunyaan keluarga.

Supaya harta milik keluarga atau pun harta kepunyaan istri yang didapat sebelum pernikahan tidak jatuh pada istri kedua atau pun dipindahtangankan oleh pihak suami, maka Anda sebagai perempuan direkomendasikan agar membuat perjanjian pranikah.

Dengan adanya perjanjian pranikah, perlindungan pada aset perempuan yang berkarir sebelum menikah bisa lebih terjamin. Sedangkan untuk harta gono-gini milik kedua belah pihak bisa diperoleh dari aset bersama yang didapatkan setelah melangsungkan pernikahan.

Baca juga: Hoax Seputar Perceraian

Dengan adanya pembagian yang jelas, maka perempuan pun bisa mempunyai kepastian untuk keuangannya. Baik itu mulai dari sebelum menikah sampai sudah meresmikan pernikahan. Lalu untuk pembagian harta setelah menikah, maka bisa masuk ke dalam perjanjian pranikah yang di dalamnya mengatur tentang tata caranya. Hal ini pastinya sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.

Itulah beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang perjanjian pranikah serta contoh kasusnya yang bisa memudahkan Anda untuk memahaminya. Hal ini menyadarkan bahwa membuat perjanjian pranikah atau prenuptial agreement sangatlah penting, meskipun tidak diharuskan.

Tetapi hal ini bisa memberikan proteksi di masa depan jika terjadi suatu masalah pada rumah tangga seperti perceraian maupun kematian.

Anda butuh konsultasi atau jasa hukum keluarga untuk mengurus masalah perjanjian perkawinan? Anda dapat menghubungi IHW Lawyer di telepon 0812-1203-9060 atau email di tanya@imamhw.com atau info@ihwlawyer.com untuk mendapatkan jasa pengacara yang profesional, amanah dan berpengalaman di bidangnya.

Jangan biarkan permasalahan hukum yang Anda hadapi mengurangi ketenangan hidup Anda!

× Ada yang dapat kami bantu?